The Cosmo Polytan

Di sebuah Negara, Ada sebuah Kota yg bernama Cosmo Polytan. Disana banyak polusi dari Asap - Asap Pabrik, dan lain lain.
Teknologi di Kota itu sangat Canggih, banyak Robot - robot yang di buang karena Robot itu lebih Jelek dari yang Baru di buat. Di Negara itu juga kendaraan sudah canggih (Tidak seperti mobil).
Banyak sekali gedung - gedung besar disana, dan disitu juga ada sebuah Rumah yang Sederhana. Di Rumah tersebut ada 4 Anak dan seorang Kakek, 4 anak itu bernama Mike Follwert, Jasmine Follwert, Farlise Follwert, dan Jane Follwert. Sedangkan kakek itu bernama Joseph Follwert.
Kalian tahu ? kenapa hanya ada anak – anak dan seorang kakek, tidak ada ibu dan ayah anak – anak ? Kakek bilang, Ayahnya tewas karena dibunuh, tapi entah kenapa bisa tewas. Dan ibunya tewas saat melahirkan Jane, dan anehnya kakak – kakak Jane tidak ingat apa – apa tentang itu. Kakek juga tidak menceritakan jelas tentang itu.
Mereka Keluarga yang Bahagia, selalu ada Keceriaan setiap harinya, meski mereka orang sederhana yang tidak mempunyai barang - barang berharga.


Pada suatu Malam, mereka semua tidur dan bermimpi yang sama. Mereka Bermimpi ke sebuah Tempat, mereka tidak tahu Tempat apa itu, yang jelas sangat Indah, disana semua Pohon berbuah Lolipop. Saat berlihat - lihat Tempat itu, mereka bertemu dengan orang yang bertubuh mungil, Mike pun bertanya pada orang itu. ”Hey! Kamu, ini Tempat apa ? dan siapa namamu orang mungil ?” Mike meledek. Orang mungil itu menjawab. “Ini Dunia Mimpi, kalian berada di Kota Cosmo Polytan, dan aku bernama Thomas. Dan jangan panggil aku orang mungil ! Remaja kurang ajar kau !” Mike, Jasmine, Farlise, dan Jane terkejut karena mendengar bahwa ini Kota Cosmo Polytan di Dunia Mimpi.  Mereka terkejut karena di Dunia Mimpi kota itu sangat Indah, disana banyak sekali Lolipop, dan semua Orang mungil – mungil seperti kurcaci, sedangkan yang aslinya banyak polusi udara, Asap - asap Pabrik,  bahkan banyak Robot.
Saat mereka sedang asyik Makan Lolipop, ada seseorang yg mungil tapi kelihatan sudah Tua mendekati Jane, Jane pun ketakutan dan sembunyi di belakang Jasmine, orang mungil itu melihat telapak tangan Jane, dan berkata “Kamu mempunyai Kekuatan !” Jane dan yang lainpun terkejut saat mendengar kata - kata orang itu, dan sebenarnya memang ditelapak tangan Jane ada bulatan Hitam. “Aku punya Kekuatan ? Kekuatan apa itu ? kenapa kau bisa tahu kalau aku punya kekuatan ? dan siapa namamu?” Tanya Jane. “Kamu mempunyai Kekuatan mengeluarkan Air Banyak dari bulatan hitam ini ! dan sebenarnya disini aku terkenal sebagai seorang peramal, namaku Charlie, dan kau tahu ? kau ini keturunan darah biru (keturunan raja) !” Jane dan yang lain terkejut. “Hah ?!” Jane kebingungan. Orang mungil itu pun melihat Mike, dan langsung mendekati Mike. “Hei ! kau ini ......... Mike Follwert kan ?! dan kalian keluarga Follwert !” Mike terkejut, dan bertanya “Kenapa kau bisa tahu namaku ? dan kau kenapa  bisa tahu nama keluargaku?”. “ hmm, kau tidak tahu ceritanya ?” Mike menggelengkan kepalanya, “Tidak, aku tidak tahu, emang seperti apa Ceritanya ?”. “Ceritanya sangat panjang !”.
Tiba - tiba Jane terbangun dari tidurnya dan mimpinya itu, dan ia membangunkan Kakak - kakaknya. ”Aku baru saja Bermimpi !” kata Jane. “Aku juga !” Kata yang lain serempak. “Mimpi ini berbeda. Di Mimpiku, aku ada di Dunia Mimpi dan aku ke Kota yang sangat Indah dan Kota itu bernama Cosmo Polytan !” Kata Jane. “Aku juga !” kata yang lain lagi Serempak. “Mungkin Mimpi itu Nyata !” Kata Farlise. “Apa kau benar mempunyai Kekuatan ? Coba kamu lakukan Kekuatanmu !” kata Jasmine kepada Jane. “Tapi bagaimana cara melakukannya ?” tanya Jane. “Coba pakai Kata yang berkaitan dengan Air ?” kata Mike. “itu ide aneh, tapi coba saja !” kata Farlise. “Kekuatan Air ?” Jane berkata itu dengan Ragu, dan ternyata benar itu mantranya, dan dari tangan Jane ada air menetes sedikit, dan berhenti.
“Katanya bisa mengeluarkan Banyak. Tapi mengapa sedikit ?” Tanya Jane. “entahlah” kata Jasmine dan langsung berbaring tidur karena mengantuk, dan akhirnya semua tertidur lagi.

Sudah pagi, semua sarapan. “Kakek, tadi malam aku bermimpi ke kota yang sangatt indah ! dan anehnya, yang lain juga bermimpi yang sama” Kata Jane. “Benarkah? Kota apa itu?” tanya Kakek. “Kata penduduk disana, itu kota Cosmo Polytan !” Jawab Jane, Kakek tersedak karena mendengar itu. “Ini, Ambilah!” Kakek memberi Kalung Perak kepada Jane dan langsung pergi. 
Jasmine datang mendekati Jane “Apa itu?” tanya Jasmine. “Ini sebuah kalung Perak” jawab Jane. “Kau dapat dari mana?!” Jasmine terkejut. “Kakek yang memberinya” Farlise menjawab pertanyaan Jasmine."Apa kau tidak terkejut? Farlise?" tanya Jasmine kepada Farlise. "Tidak, aku tidak terkejut. Tunggu, Apa itu Kalung Perak?!"kata Farlise terkejut."Bukan ! Ini berlian"kata Jasmine.Mike tiba - tiba datang "Berlian ?!". "bukan, ini kalung perak !"kata Jasmine."Kata kau itu berlian ?"tanya Farlise kebingungan "sudahlah, masa bodoh. Sekarang kakek kemana?"Tanya Jasmine.“Di kamarnya” kata Jane "Coba kulihat !" kata Farlise dan Mike.
Jasmine mengetuk pintu kamar Kakek. “Kakek ? bolehkah aku masuk?” tanya Jasmine sambil mengetuk pintu. “Masuk saja”kata Kakek. Jasmine membuka pintu dan masuk ke kamar kakek. “Ada apa?” tanya Kakek. “Kakek dapat dari mana kalung itu ?” tanya Jasmine. “Itu milik Ibumu”kata Kakek."Kenapa kakek memberikan kalung itu kepada Jane?"tanya Jasmine."Sudahlah, kau sarapan saja sana!"kata Kakek sedikit kesal."Ya sudah" 
Jasmine langsung keluar dari kamar kakek.
"Kau kenapa? kau sepertinya sedang marah."Kata Mike."Kalau tahu, kenapa menanya!"kata Jasmine dan langsung pergi ke kamar.


Sudah Malam,mereka tertidur dan bermimpi lagi ke Dunia Mimpi. Disana mereka bertemu lagi dengan Charlie. "eh, Charlie, bagaimana cara memakai kekuatanku ini ?" Charlie yang sedang memetik Berry terkejut dan terjatuh."Kau mengagetkanku, oh tidak, berry - berryku semua keluar dari keranjang !"."hehe, maafkan aku. sini! biar ku bantu."Jane membantu membereskan Berry - berry Charlie. 
"Jadi, bagaimana caranya?"."Cara apa?"."Cara memakai Kekuatanku ini?!"."Oh,kamu hanya harus berkata 'KEKUATAN AIR' dengan keras"."Oh, begitu, biar kucoba"."Jangan! Keuatanmu dilarang disini"."Oh, ya sudah". 
Mereka semua pun pergi ke rumah Charlie.Saat dirumah Charlie, Jasmine menarik Charlie keluar."Charlie, aku ingin menanyakan sesuatu"."Kau ingin menanyakan apa?"."Begini, tadi pagi saat sarapan, Jane diberi Kalung Perak yang indah oleh Kakek, padahal kita orang sederhana. Mana mungkin kita bisa membeli Kalung Perak. Apa kau tahu soal Kalung itu?"."Hmm .. aku harus melihat dulu Kalung itu"."Kenapa harus?"."Karena banyak Cerita - cerita tentang Kalung Perak"."Oh, begitu. Ya sudah, entar aku Curi kalung Perak itu, dan mengembalikannya"."Jangan mencuri, pinjam saja!"Charlie langsung masuk lagi kerumahnya.


Sudah pagi, Jane, Mike, dan Farlise sedang bermain, sedangkan Jasmine masih tidur.
"sudah pagi, yang lain mana ?" Jasmine bangun, Jasmine langsung ke luar dari kamar."Hei! gimana tidurmu itu ?"ejek Mike."ihh! dasar kamu!"kata Jasmine lalu mengejar Mike, dan menggelitiknya."ahahaha!sudah cukup - cukup aku tak kuat! hahaha"Mike menyerah."makannya, jangan macam - macam dengan JASMINE!"kata Jasmine"halah, sok - sok an banget sih!"ejek Mike lagi, Jasmine tak mau kalah langsung mengelitik Mike lagi "hahahaha" Mike tertawa keras. "Sudah, kakek sedang tidur! Diam semua!" kata Farlise, semua terdiam selama 16 menit. 
"mengapa sepi sunyi begini?"tanya Farlise "Kau yang menyuruh!"kata Mike "masa? ya sudahlah, masa bodoh"kata Farlise."Eh, gimana Berry - berry yang kalian makan saat di rumah Charlie?"tanya Jasmine tiba - tiba "Enak sekali, sayang kau tidak makan berry itu"jawab Jane "Benarkah? saat itu aku tidak mau makan, moodku sedang buruk"kata Jasmine."Aku jadi lapar"kata Farlise "mau ku buatkan makanan ?"tanya Jasmine."mau!" kata yang lain serempak "memangnya, kaian belum makan?"tanya Jasmine lagi "Tentu saja belum! di antara kita kan, cuma kamu yang bisa masak"kata Mike "hehe".
Mereka pun makan. Saat sedang makan dan asyik bercanda, Kakek keluar dari kamarnya. "kenapa lama sekali di kamar ?" Tanya Mike kepada Kakek "Kakek sepertinya sedang sakit". "SAKITT ??!!" semua terkejut. "Bagaimana biaya untuk obat ?" Tanya Jasmine "Tidak perlu memakai obat" kata Kakek "Tapi, bagaimana cara sembuhnya kalau tidak memakai obat ?" Tanya Farlise. Kakek tidak menjawab pertanyaan Farlise dan Kakek langsung ke kamar mandi. "Aku ingin bekerja" kata Mike "bekerja di kota ini ? paling kau hanya menjadi pembantu"kata Jasmine "tidak apa - apa, yang penting dapat uang!" kata Mike "(menelan ludah) aku ingin menjadi koki"kata Jasmine "Kau sangat cocok jadi koki! karena kau hebat masak, dan makananmu enak - enak!"kata Farlise.


Sudah malam, mereka tidur dan bermimpi lagi.
"Hai Thomas ! dia siapa ?" Sapa Jane. "Dia Istriku, namanya Ellny"jawab Thomas "oh, Halo Ellyn ! namaku Jane, Senang berkenalan denganmu!" Sapa Jane pada Ellyn."Halo juga"."Ini Mike, Farlise, dan ini Jasmine"kata Thomas pada Istrinya "Halo!" Sapa Mike, Farlise, dan Jasmine "Halo juga"."Senyumnya indah"bisik Jasmine pada Mike "betul"."Aku bisa mendengar katamu"kata Ellyn "Benarkah ? memangnya apa yang kukatakan ?"kata Jasmine terkejut "Senyumku indah"jawab Ellyn "wow" kata Mike "Dia memang punya kekuatan bisa mendengar suara kecil, mau dari jauh ataupun dekat" kata Thomas "wow" kata yang lain serempak. "Sedangkan? kamu punya kekuatan" tanya Jane pada Thomas "Tentu saja! aku bisa Menghajar orang tanpa menyentuhnya" jawab Thomas "coba kau tampar aku" kata Farlise, dan terdengar 'Plakk' tamparan Thomas sangat sakit sekali "Bagaimana rasanya?" tanya Thomas "Sakit sekali!" jawab Farlise "woww"kata Jane, Mike dan Jasmine."Jadi, semua Penduduk disini punya kekuatan ya ?" tanya Jane "tentu" Ellyn mungil menjawab.
"Eh, Charlie!"Jasmine memanggil Charlie, Charlie mendekati mereka "Aku pulang dulu ya! aku ingin makan"kata Thomas "Bye!" kata yang lain. "Eh, Jasmine, kamu ingin menjadi koki ya ? dan sebenarnya itu cita - citamu dari kecil"tanya Charlie "Mengapa kau tahu ?!"tanya Jasmine terkejut. "Jadi, cita - citamu itu menjadi koki ?" tanya Mike, Farlise, dan Jane "ya begitu lah. Dan, mengapa kau tahu cita - citaku Charlie ?" kata Jasmine "kau kan tahu, aku ini seorang peramal"jawab Charlie."bagaimana, kau sudah pinjam kalung itu?"bisik Charlie pada Jasmine."Sudahlah,lupakan saja itu". "Tolong, Tolong! Kebakaran ! Tolong!"Thomas berteriak sangat keras, Rumahnya terbakar saat Istrinya memasak, dan untung saja Thomas langsung ke luar rumah, tapi, Istrinya masih di dalam."Kebakaraannn !"kata kurcaci - kurcaci mungil yang lain. Charlie, Mike, Jasmine, Farlise, dan Jane mendekati Thomas "Hei! mana Istrimu ?" tanya Mike "Dia masih di dalam" jawab Thomas dengan muka sangat cemas, Mike dengan buru - buru langsung masuk ke rumah Thomas untuk menyelamatkan Istri Thomas."Tolong aku ! Tolong aku !" Teriak Istri Thomas "Kau dimana?" tanya Mike sambil kesusahan mencari "Aku di bawah meja makan di dapur !" jawab Ellyn "Tunggu aku ! aku akan kesana !".
Akhirnya Mike melihat Ellyn dan langsung menggendong Ellyn keluar.
"Terima kasih!"kata Thomas kepada Mike. "Apinya tidak padam !" kata seorang kurcaci.
Jane ingat dengan kekuatannya,"KEKUATAN AIR" Jane memakai kekuatannya "Tidakk! Jangan gunakan itu!"Charlie melarang, tapi Jane sudah memakai kekuatan itu, dari tangan Jane keluar Air yang sangat banyak, dan akhirnya rumah Thomas tidak terbakar lagi.
Tiba - tiba Awan menjadi Merah, semua kurcaci buru - buru masuk ke rumahnya masing masing, dan Charlie memberikan bulu ayam kepada Jane dan Mike.
Jane terbangun dari tidur dan mimpinya, ditangannya ada bulu ayam, di tangan Mike juga. "Aneh" kata Jane. Lalu Jane membangunkan kakak - kakaknya.
Saat yang lain bangun terjadi gempa. "Gempa ?!"teriak Jasmine."Ayo kita keluar!"teriak Mike. Semua keluar, dan mereka lupa pada Kakeknya.
Saat di luar, mereka melihat Kurcaci Raksasa."Mengapa ada Kurcaci Raksasa disini?"tanya Jane "entahlah" jawab Jasmine."Tolong ! Tolong !" teriak orang - orang.Tiba - tiba si kurcaci raksasa itu melihat mereka berempat, dan Kurcaci itu menculik Jasmine dan Farlise "Tidakkk!"teriak Jasmine dan Farlise.Jane dan Mike sangat cemas, mereka ketakukan, dan juga kebingungan."Eh, untuk apa bulu ayam ini?"tanya Jane pada Mike "aku tidak tahu" jawab Mike. Lalu Mike menerbangkan bulu itu, tiba tiba di punggungnya ada sayap. Jane juga melakukannya, dan di punggung Jane juga tiba - tiba ada sayap. Mereka terbang mendekati Kurcaci Raksasa itu "Bagaimana cara musnahkan Kurcaci Raksasa ini ? eh, ternyata di tubuhnya ada api !"teriak Jane pada Mike."Coba pakai Kekuatanmu!" teriak Mike pada Jane."KEKUATAN AIR" teriak Jane. Dan ditangan Jane keluar air yang banyakk sekali. Dan akhirnya Kurcaci Raksasa yang Terbakar itu terjatuh dan menjadi butiran pasir yang sangat lembut. Lalu Mike dan Jane langsung mendekati Jasmine dan Farlise yang tadi diculik oleh Kurcaci Raksasa. Merekapun dikerumuni orang - orang, dan tiba - tiba Jasmine dan Farlise terbangun, mereka pun saling berpelukan. Orang - orang terharu, dan berterima kasih kepada Mike dan Jane."Oh iya, Kakek ?!"Jane tiba - tiba teringat kakeknya, mereka buru - buru pergi ke rumahnya dan ke kamar kakek.Saat membuka pintu kamar Kakek mereka terkejut. Ternyata kakek sudah Tiada, mukanya pucat sekali, dia tidur berbaring, dan dipinggirnya ada kertas, bertulis 


Jane dan yang lain menangis keras, sampai - sampai orang lain mendengarnya dan melihat ke kamar Kakek, orang - orang banyak yang terharu bahkan ikut menangis dan turut berduka atas kematian Kakeknya. 
Orang - orang membantu mengubur Kakek Joseph Follwert. 

Saat mereka pulang, tiba - tiba ada Orang Kaya datang ke rumah mereka, yang mengaku bernama John Ronald. John terharu pada mereka, Orang itu memberi Rumah Mewah pada mereka, tapi mereka menolaknya. "Jadi, apa yang kalian inginkan ?"tanya John itu."Kami tak butuh apa - apa"kata Mike "Apa benar kalian tidak mau apa - apa ?" tanya John lagi. "benar"jawab Jasmine."Ya sudah" John langsung pergi dari rumah mereka.

Sudah malam, mereka tertidur dan bermimpi lagi.
Charlie, Thomas, Ellyn, dan Kurcaci - kurcaci yang lain mendekati Mike, Jasmine, Farlise, dan Jane "Kami turut berduka cita. Dan terima kasih sudah membunuh Kurcaci Raksasa, karena Jika di Dunia Asli ada Raksasa itu disini juga pasti ada."kata Charlie . "sama - sama" jawab mereka berempat sambil merenung ."eh, Charlie, aku ingin tahu semua hal tentang ini dan tentang orang tua kami"kata Jane. "baiklah, aku akan ceritakan. Kalian tahu kan Kekuatan Jane itu dilarang disini ? Kekuatan itu dilarang disini karena jika dipakai disini akan datang Kurcaci Raksasa Terbakar, dia akan mengamuk jika kekuatan itu dipakai, dia datang dari Dunia Mimpi, tapi akan ada juga di Dunia Asli, tetapi membunuh Raksasa itu hanya bisa di Dunia Asli. Dan tentang orang tuamu itu, mereka mati karena disini, Dulu, orang tuamu dan Kakekmu datang kesini, dan aku meramalkan orang tuamu, saat ku ramal mereka akan menjadi Raja dan Ratu di kota Cosmo Polytan Dunia Asli. Dan ternyata benar, mereka menceritakan padaku bahwa mereka jadi Raja dan Ratu di Dunia Asli, jadi, kami disini juga menjadikan mereka Raja dan Ratu Dunia Mimpi. Tapi, ada Kurcaci yang ingin merebut Tahta kerajaan mereka disini, dan terjadilah perang - perangan, saat itu Ibu kalian sedang hamil, dan saat Ayah kalian perang tiba - tiba Ibu kalian ingin melahirkan, Ibu kalian melahirkan Jane. Dan sesudah melahirkan, semuanya normal, tapi, ada berita buruk kalau Ayah kalian mati saat perang, dan saat itu juga ibu kalian langsung bunuh diri, dengan cara menusuk perutnya dengan pisau yang didekatnya. Lalu Jane akhirnya dititipkan pada Kakek kalian. Dan perang itu dimenangi oleh Kurcaci jahat itu yang sebenarnya Kurcaci Raksasa terbakar. Tapi aku dan kawan - kawanku ini kabur dari sana dan mencari tempat baru, dan akhirnya kami temukan tempat ini."Charlie menceritakan panjang lebar."Tapi, sekarang Kurcaci Raksasa Terbakar itu tidak akan ada lagi kan?"Tanya Farlise."Tidak akan ada, karena kalian telah membunuhnya."jawab Charlie."Kalau orang tua kami mati disini, apa yang terjadi di Dunia Asli?"Tanya Jane."Di Dunia Asli orang tua kalian hilang"jawab Charlie. "Apa kami bisa ceritakan tentang Kurcaci raksasa Terbakar itu pada wartawan? karena setiap hari mereka selalu datang ke rumah kami"tanya Mike."Ceritakan saja. Tapi, meski kau ceritakan mereka pasti tidak akan percaya"Kata Charlie.

Saat Pagi, mereka melihat Koran, dan disana ada foto mereka dan Disitu mereka diberi nama The Kids Super Hero .

The End